Archive for the ‘ belajar ’ Category

Dreams are …

There is a quote from a webtoon creator/ author that I really like.

Journalists and office workers ask this question the most. As someone who has accomplished his dream, they ask me how I view them.
When I contemplate about it, I really wonder if I’ve accomplished a dream. The more I think abot it, I realize that this may not be true.

A dream isn’t about simply becoming a cartoonist, a scientist or a celebrity. These aren’t dreams. It’s about what you do in your position. I think that’s what a dream is. How a certain profession is fulfilled is more important than the profession itself.

I spent my 20s with so much yearning. I yearned excessively. I came to Seoul to draw as soon as I failed my college entrance exam. I went through rough patches and even slept on the streets. That’s how I lived. I somewhat had a desire for revenge. I was burned with a lot of anger. I was consumed with the thought of success. The cartoonist I dreamed of becoming was nice, humorous and cool. I dreamed of becoming an artist who produced great works. But the person I saw in the mirror was different from who my younger self envisioned. I realised that I became a monster. About being a cartoonist, I have to think about what words would describe me as a person.

I hope people will stop mistaking occupations for dreams. When ask children what their dreams are, I hope we don’t get an occupation for an answer. We should ask them what kind of person they want to be.

Continue reading

Advertisements

Kata-kata lembut

Nayla, keponakanku, sudah menginjak usia 8 tahun, tapi disuruh sholat sulitnya bukan main. Sekarang-sekarang ini (setelah Ramadhan) sudah mulai gag pernah bolong lagi, tapi teteeep aja nundanya lama banget dan seringnya sampai waktu sholat hampir/ sudah habis. Mama dan papanya Nayla (dan orangtuaku) selalu ngingetinnya dengan ucapan keras dan nada penuh jengkel, sayapun juga sama. Tapi saya pikir-pikir, peringatan dengan nada jengkel sama sekali tidak mempan buat Nayla (yang mungkin juga sama tidak mempan buatku juga /mempan cuma sebentar). Jadi harus ada cara lain. Saya tahu betul, ingatan Nayla sangat kuat terutama ketika dia mendengar cerita yang menarik, sindiran yang mengundang senyum, dan cerita perumpaan yang logis, so saya ingin menerapkan ini dengan mengurangi rasa jengkel dan nada bicara saya.
Pagi ini Nayla sholat subuh. Jam 7.30. Ketika mulai memberi nasihat “Nayla, lain kali gag boleh lo seperti ini, sudah terlambat ini”. Dan dia mulai beralasan; gag dibangunin lah, di rumah biasa begitu lah. Saya muter otak dengan apa yang harus saya katakan, entah datang inspirasi darimana, sepersekian detik kemudian mulut saya terbuka:

Nayla, kalau sholat terlambat dari waktunya, itu seperti kalau kamu terlambat menyelesaikan soal ulangan di sekolah, teman-teman kamu sudah selesai, sudah dikumpulkan jawabannya dan pulang, tapi kamu belum sendiri. Tahu apa yang terjadi kemudian? Kamu tetep bisa ngumpulin jawabanmu, tapi nilaimu nanti tidak dihitung dan tidak bisa masuk rapor. Akhirnya gag naik kelas deh.

Nayla terpancing dengan kata-kata saya. “Tapikan kalau gag sholat gag ada hubungannya dengan naik kelas?”. Jawaban saya: ” kalo sholat, bukan nilai ulangan yang dihitung, tapi pahala. Jadi bukan gag naik kelas, tapi nanti gag bisa naik ke surga Allah”.
Aw aw aw, so sweet ya, haha. Semoga berdampak baik buat Nayla. Keuntungan lain dari kata-kata lembut ini adalah kata-kata ini bahkan bisa menohok si orang yang ngomong. Diri sendiri tersindir, ouch…
Bagaimana? Kata-kata lembut jauh lebih baik kan? daripada dengan kata-kata bernada tinggi yang datang karena rasa jengkel yang seringkali sejenak menghilangkan kesadaran kita. Mau bukti? Berapa banyak orang tua di dunia ini yang cepat-cepat nyuruh anaknya mandi karena terburu-buru akan pergi bersama ke suatu tempat (misal janjian reuni atau mau belanja keburu siang) tapi gag sadar bahwa di waktu lain ketika orang lain berada di situasi sama dengannya, sikapnya sama persis dengan sikap anaknya yang merasa bahwa situasi itu tidak mendesak untuknya. Kalo inget tentang anak-anak, jadi inget novel Little Prince (banyak banget hikmahnya tentang bagaimana orang dewasa bersikap dibanding anak-anak).
Anak-anak itu selalu benar kawan, yang bikin dia salah itu karena dia tidak tahu. Tidak tahu kalau sesuatu itu tidak boleh dilakukan, tidak boleh ditiru, tidak boleh ditinggalkan, tidak bisa membedakan situasi kapan sesuatu itu boleh dilakukan, dll. Sedangkan kita orang dewasa yang serba tahu, sering sengaja melanggar dan berbuat salah…

Letters to my self

I wrote some letters to my self years ago. Surprisingly, its always comfort me. Maybe because I always find it when I face big trouble (actually its always): questioning future. First letter I wrote in 2006, my senior year of high school.
IMG_20150224_184328
Continue reading

Aftermath…

I was so nervous
I was so stupid
I was so careless
I was so rash
I was so annoyed with my self
I was so wrong
and I held back my tears so hardly

Until today I’ve been so down

Yesterday, a friend chatted on WA group and I was so surprised…

“temen labku dimarahi sensei waktu seminar, abis seminar dy pulang. looks like he’s crying”
kenapa dimarahi?
“yg kutangkep, intinya: `masa hal kayak gini d presentasikan di meeting, ditanya ini ga bisa jawab, ditanya itu ga bisa jawab` tp si bocahnya emang salah sih”

Wow, so similar with my experience last thursday.
Than I asked my friend “How are that friend doing now? Is he alright now?”

“abis dimarahi dia keluar
sorenya uda balik lagi
looks okay
move on
nangis terus move on”

.
.
.

Maybe I should do that too. Instead holding back tears and pretending to be okay, pretending to be strong… maybe all I have to do now is crying.
Sometimes, crying is the best thing to do, instead of running away.
Crying then moving on… I made mistake, and continuing making mistakes when I run away…

Jenis-Jenis Keyboard (Papan Ketik)

Menarik ketika saya buka buku Interaksi Manusia dan Komputer -nya Insap Santoso (semester ini ambil TA, jadi nyicil belajar mata kuliah lain dikit-dikit) ternyata dibahas juga tentang berbagai macam keyboard di bab Peranti Interaksi. Dan saya baru tahu betapa uniknya jenis keyboard komputer. Tapi waktu cari di google, tenyata sudah dibahas lengkap di sini.

Bolehlah ngerangkum kembali:

Keyboard QWERTY


Tata letak keyboard QWERTY ini ditemukan oleh Scholes, Glidden dan Soule pada tahun 1878, dan kemudian menjadi standar mesin tik komersial pada tahun 1905. QWERTY diambil dari6 huruf berurutan pada baris kedua dari tombol alfanumerik tersebut. Continue reading

Rencana Tugas Akhir

A. TOPIK
Sistem Perekomendasi untuk Membantu Pemilihan Jenis Mobil yang Tepat Bagi Calon Pembeli pada ’Perusahaan Mobil’* Indonesia dengan Pendekatan Item-Based Collaborative Filtering.

*belum dapat ditentukan (ada yang tertarik bekerjasama?)

B. PENDAHULUAN
a. Latar Belakang
Manusia selalu ingin kepraktisan dalam hal apapun. Termasuk saat ingin membeli sesuatu. Salah satunya Mobil. Mempunyai mobil pribadi bukan hanya kebutuhan, menaikkan gengsi atau sekedar alat transport keluarga yang praktis dan efisien. Namun juga setiap mobil menunjukkan karakter pemiliknya. Karena itu saat masuk ke Dealer penjualan Mobil (baik baru ataupun second), calon pembeli tidak bisa memilih tanpa bekal informasi apapun.
Alternatif lain adalah kita bisa mencari informasi dulu. Melalui teman, orang yang mengetahui otomotif atau dapat juga dengan membeli majalah otomotif. Lebih efisien dan efektif lagi dengan mengakses internet. Bahkan mayoritas majalah otomotif mempunyai versi online yang dapat dinikmati secara gratis. Di website majalah-majalah otomotif ini, sebagian besar telah memiliki Sistem Pendukung Keputusan sederhana yang membantu user untuk memilih mobil yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan dan keinginannya. Continue reading